“MENCEGAH KARHUTLA: AMANAH MENJAGA BUMI DAN LARANGAN MEMBUAT KERUSAKAN”.
“MENCEGAH KARHUTLA: AMANAH MENJAGA BUMI DAN LARANGAN MEMBUAT KERUSAKAN”.
Ust Dr KH Hasbullah Ahmad, MA
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَمَرَنَا
بِالْإِصْلَاحِ فِي الْأَرْضِ، وَنَهَانَا عَنِ الْفَسَادِ فِيهَا، وَجَعَلَنَا
خُلَفَاءَ فِيهَا لِنَعْمُرَهَا بِالْخَيْرِ وَالطَّاعَةِ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا
اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ
اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.
Ma’asyiral
muslimin Hadakumullah,
Marilah
kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benar takwa,
melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Marilah kita
bersyukur atas nikmat iman, Islam, kesehatan, udara yang kita hirup, air yang
kita minum, serta bumi yang Allah hamparkan sebagai tempat kehidupan kita.
Pada
kesempatan yang mulia ini, khatib mengajak diri khatib sendiri dan seluruh
jamaah untuk merenungkan satu persoalan penting: mencegah kebakaran hutan dan
lahan atau karhutla sebagai bagian dari amanah menjaga bumi yang Allah titipkan
kepada manusia.
Jamaah
Jumat yang dimuliakan Allah,
Kita
hidup di negeri yang dianugerahi hutan, sungai, tanah yang subur, serta
kekayaan alam yang luar biasa. Namun, ketika hutan dan lahan terbakar, yang
hilang bukan sekadar pepohonan. Api dapat mengancam kehidupan manusia, membunuh
satwa, merusak ekosistem, mengganggu pendidikan dan pekerjaan, serta
menyebabkan asap yang membahayakan masyarakat.
Karhutla
dapat terjadi karena berbagai faktor. Akan tetapi, kebakaran yang timbul akibat
kesengajaan, kelalaian, atau pembukaan lahan dengan api tanpa pengendalian yang
memadai merupakan persoalan yang harus kita cegah bersama.
Islam
mengajarkan bahwa bumi bukan milik manusia untuk dirusak sesuka hati. Bumi
adalah amanah yang harus dikelola dengan tanggung jawab.
Ma’asyiral
muslimin As’adakumullah,
Larangan
membuat kerusakan di muka bumi. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-A’raf ayat
56:
وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ
بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ
قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi
setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh
harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat
baik.” (QS. Al-A’raf: 56)
Ayat
ini memberikan pedoman yang jelas: kita dilarang membuat kerusakan di bumi
setelah Allah menciptakannya dalam keadaan yang memungkinkan kehidupan
berlangsung.
Ketika
seseorang dengan sengaja membakar hutan, merusak lahan, atau membiarkan api
menjalar karena kelalaiannya, sehingga menimbulkan kerusakan dan membahayakan
orang lain, maka perbuatan tersebut bertentangan dengan prinsip Islam dalam
menjaga kemaslahatan.
Jangan
sampai kita mengejar keuntungan sesaat, tetapi masyarakat menanggung kerugian
yang berkepanjangan. Jangan sampai lahan dibuka dengan cara yang merusak,
sementara anak-anak kita harus menghirup asap, petani kehilangan sumber
penghidupan, dan satwa kehilangan habitatnya.
Ma’asyiral
muslimin Hadakumullah,
Manusia
diberi amanah untuk memakmurkan bumi, bukan menghancurkannya. Allah SWT
berfirman:
هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ
وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي
قَرِيبٌ مُجِيبٌ
“Dia
telah menciptakan kamu dari bumi dan menjadikan kamu pemakmurnya. Oleh karena
itu, mohonlah ampunan kepada-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya
Tuhanku sangat dekat dan memperkenankan doa.” (QS. Hud: 61)
Ayat
ini menjelaskan tugas manusia untuk memakmurkan bumi. Kita diperintahkan
mengelola sumber daya alam dengan baik, menghasilkan manfaat, dan menjaga
keberlanjutan kehidupan.
Menjaga
hutan berarti menjaga sumber air. Menjaga lahan berarti menjaga kehidupan.
Mencegah kebakaran berarti melindungi manusia dan makhluk Allah lainnya.
Karena
itu, ukuran keberhasilan kita bukan hanya berapa luas lahan yang dapat dibuka
atau berapa besar keuntungan yang diperoleh, melainkan juga apakah pengelolaan
tersebut membawa manfaat tanpa menimbulkan kerusakan dan bahaya bagi
masyarakat.
Ma’asyiral
muslimin As’adakumullah,
Jangan
membahayakan diri sendiri dan orang lain. Rasulullah SAW bersabda:
لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ
“Tidak
boleh menimbulkan bahaya bagi diri sendiri dan tidak boleh menimbulkan bahaya
bagi orang lain.” (HR. Ibnu Majah)
Hadis
ini merupakan kaidah penting dalam Islam. Setiap tindakan yang menimbulkan
bahaya harus dicegah sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.
Api
yang dinyalakan di lahan kering dapat menyebar karena angin. Api yang semula
kecil dapat berubah menjadi kebakaran besar. Asap yang dihasilkan dapat
menyebar jauh dari lokasi kebakaran dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Oleh
sebab itu, jangan meremehkan api sekecil apa pun ketika keadaan memungkinkan
terjadinya kebakaran.
Jangan
membakar sampah di dekat lahan kering tanpa pengendalian yang aman. Jangan
meninggalkan api unggun sebelum benar-benar padam. Jangan membuang puntung
rokok sembarangan. Jangan pula melakukan pembakaran lahan dengan cara yang
melanggar ketentuan dan membahayakan masyarakat.
Apabila
menemukan kebakaran, segera laporkan kepada petugas berwenang dan lakukan
tindakan hanya sesuai kemampuan serta memperhatikan keselamatan diri.
Ma’asyiral
muslimin Hadakumullah,
Menjaga
alam merupakan bagian dari amal kebaikan. Rasulullah SAW bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا
أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا، فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ،
إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
“Tidaklah
seorang Muslim menanam tanaman atau menabur benih, lalu tanaman itu dimakan
oleh burung, manusia, atau hewan, melainkan hal itu menjadi sedekah baginya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Perhatikan,
jamaah sekalian! Rasulullah SAW menjelaskan bahwa menanam tanaman yang memberi
manfaat kepada makhluk hidup bernilai sedekah.
Jika
menanam pohon saja dapat bernilai sedekah, maka menjaga pohon yang telah
tumbuh, melindungi hutan dari kebakaran, dan mencegah kerusakan lingkungan
merupakan perbuatan yang sejalan dengan semangat ajaran tersebut.
Kita
tidak harus menunggu menjadi pejabat atau memiliki hutan yang luas untuk
berbuat baik. Setiap orang dapat memulai dari rumahnya sendiri: menjaga
kebersihan, mengelola sampah dengan benar, tidak menyalakan api sembarangan,
menanam dan merawat pohon, serta mengingatkan keluarga dan masyarakat agar
tidak melakukan pembakaran yang membahayakan.
Ma’asyiral
muslimin Hadakumullah,
Menjaga
bumi adalah tanggung jawab bersama. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah
ayat 30:
إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ
خَلِيفَةً
“Sesungguhnya
Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.”
(QS. Al-Baqarah: 30)
Manusia
diberi kedudukan dan tanggung jawab untuk mengelola bumi. Amanah ini tidak
boleh digunakan untuk merusak kehidupan demi kepentingan pribadi.
Pencegahan
karhutla memerlukan kerja sama masyarakat, petani, perusahaan, tokoh agama,
pemerintah, dan aparat penegak hukum. Masyarakat perlu memahami bahaya api,
pelaku usaha harus mematuhi ketentuan pengelolaan lahan, dan pihak berwenang
harus melakukan pencegahan serta penegakan aturan secara adil.
Jika
melihat tanda-tanda kebakaran, jangan menunggu sampai api membesar. Laporkan
dengan segera. Jika mengetahui pembakaran yang membahayakan, jangan ikut
membenarkan atau menutup-nutupinya. Utamakan keselamatan dan tempuh jalur
pelaporan yang resmi.
Mari
kita tanamkan kepada anak-anak kita bahwa mencintai alam bukan sekadar slogan,
melainkan tindakan nyata. Orang yang bertakwa tidak hanya menjaga hubungannya
dengan Allah, tetapi juga berusaha agar kehadirannya membawa keselamatan dan
manfaat bagi sesama makhluk.
Ma’asyiral
muslimin As’adakumullah,
Marilah
kita bertanya kepada diri sendiri: apa artinya berdoa memohon hujan, jika kita
sendiri turut membiarkan bumi rusak? Apa artinya mengharapkan udara yang
bersih, jika kita masih membakar dengan ceroboh? Apa artinya mewariskan
kekayaan alam kepada anak cucu, jika yang kita tinggalkan justru hutan yang
terbakar dan tanah yang rusak?
Mari
kita jadikan masjid sebagai pusat kesadaran, mimbar Jumat sebagai tempat
menyampaikan amanah, dan masyarakat sebagai pelopor pencegahan karhutla.
Ma’asyiral
muslimin Hadakumullah,
Sekali
lagi, marilah kita bertakwa kepada Allah SWT. Ketakwaan harus tercermin dalam
ibadah dan perilaku kita, termasuk dalam cara kita memperlakukan lingkungan. Mari
kita teguhkan tiga komitmen.
Pertama,
tidak membuka lahan dengan cara membakar yang melanggar aturan atau
membahayakan orang lain. Kedua, mencegah, mengawasi, dan segera melaporkan
kebakaran hutan dan lahan kepada petugas berwenang.
Ketiga,
menjaga dan memulihkan lingkungan dengan merawat pepohonan, melindungi sumber
air, serta membangun kebiasaan yang tidak merusak alam.
Semoga
Allah SWT melindungi negeri kita dari bencana, memberikan kesadaran kepada
seluruh masyarakat, dan menuntun para pemimpin agar menegakkan amanah dengan
adil. Dan semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang pandai bersyukur,
bertanggung jawab, dan mampu menjaga bumi sesuai petunjuk-Nya.
أَقُولُ قَوْلِي هَذَا،
وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ
الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
خطبة الثانية دكتور الحاج حسب الله أحمد
الحمدُ لله اللطيفِ الرؤوفِ المَنَّانِ الْغَنِيِّ القويِّ
السِّلْطَان الحَلِيمِ الكَرِيم الرحيم الرحمن الأوَّلِ فلا شَيْءٍ قبلَه الاخِرِ
فلا شَيْء بعده الظَاهرِ فلا شَيْء فوْقَه الباطِن فلا شَيْءً دُونَه المحيطِ
عِلْمَاٍ بما يكونُ وما كان يُعِزُّ وَيُذِلُ ويُفْقِرُ ويُغْنِي ويفعلُ ما يشاء
بحكْمتِهِ كلَّ يَوْم هُو في شان أرسى الأرضَ بالجبالِ في نَوَاحِيها وأرسَلَ
السَّحاب الثِّقالَ بماءٍ يُحْييْها وقَضَى بالفناءِ على جميع سَاكِنِيها
لِيَجزِيَ الذين أساؤوا بِمَا عَمِلوا ويَجْزِي المُحْسنين بالإِحسان. وأشهد أن لا
إله إلاَّ الله وحْدَه لا شريكَ له المَلِكُ الدَّيَّان وأشهد أنَّ محمداً
عَبْدُهُ ورسولُهُ المبعوثُ إلى الإِنس والجان اللهم صل على سيدنا محمد صلَّى الله
عليه وعلى آله وأصحابه والتابعينَ لهم بإحسان ما توالت الأزمان وسلَّم تسليماً
قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ
حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. ثُمَّ
اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ
فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ
الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.اَللَّهُمَّ صَلِّ
عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا
إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى
آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ،
وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ
إِنَّا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا
وَالْآخِرَةِ. اللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا مِنَ
الْحَرَائِقِ وَالْكَوَارِثِ وَالْبَلَاءِ، وَاحْفَظْ غَابَاتِنَا وَأَرَاضِينَا
وَمِيَاهَنَا وَهَوَاءَنَا مِنَ الْفَسَادِ وَالتَّلَفِ.
اللَّهُمَّ وَفِّقْنَا لِحِفْظِ
الْأَمَانَةِ، وَأَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ
الصَّالِحِينَ الَّذِينَ يَعْمُرُونَ الْأَرْضَ بِالْخَيْرِ وَلَا يُفْسِدُونَ
فِيهَا. اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا
مُغِيثًا، مَرِيئًا مَرِيعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا
الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً
وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. اللهم انصر إخواننا فى كل مكان وانصر عبادك الموحدين و
اعز الإسلام والمسلمين وازّل الشرك والمشركين والق فى قلوبهم الرعب إنك على كلّ
شيئ قدير .اللَّهُمَّ اجْعَلْ لَنَا مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ
مَخْرَجًا، وَمِنْ كُلِّ بَلَاءٍ عَافِيَةً، وَمِنْ كُلِّ دُعَاءٍ إِجَابَةً. رَبَّنَا آتِنَا فِي
الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. عِبَادَاللهِ إِنَّ الله
يَأْمُرُبِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَائِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ
الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.
فَااذْكُرُوالله َالعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ
يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُالله ِأَكْبَرُ
والله يعلم ماتصنعون. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ.
DOWNLOAD PDF DISINI!
.jpg)


